tv bersama

Trump Menawarkan Pengampunan Bersyarat Pada Pendiri WikiLeaks

Trump Menawarkan Pengampunan Bersyarat Pada Pendiri WikiLeaks

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tawarkan pengampunan pada pendiri WikiLeaks Julian Assange. Pengampunan diberi seandainya Assange menjelaskan jika Rusia tidak terjebak dalam masalah peretasan e-mail timses Hillary Clinton pada Pemilihan presiden 2016 kemarin. Mencuplik AFP, Trump tawarkan itu lewat dokumen yang diberi Anggota Kongres Dana Rohrabacher pada pengacara Assange, Jennifer Robinson.

Penawaran Trump lantas diterangkan oleh pengacara Assange lainnya, Edward Fitzgerald dalam sidang pendahuluan togel pulsa masalah spionase Assange di Pengadilan Westminster, London, Inggris. Edward menjelaskan jika pada Agustus 2017 lantas, Dana Rohrabacher berkunjung ke Assange di Kedutaan Besar Ekuador untuk Inggris di London. “Rohrabacher akan menjumpai Assange serta menjelaskan atas petunjuk dari Presiden, dia tawarkan pengampunan atau jalan keluar lain bila Assange menjelaskan Rusia tidak mempunyai jalinan dengan kebocoran e-mail DNC (Democratic National Comitee),” sebut Edward, Kamis (20/2).

Baca juga : Tidak Di Dukung Microsoft, Ini Langkah Perbarui Windows 7 Jadi 10

E-mail timses Hillary Clinton pada Pemilihan presiden 2016 lantas diretas serta ada ke publik. WikiLeaks yang mempublikasikannya pada 2016. Ia mengungkapkan beberapa ribu dokumen rahasia AS lewat WikiLeaks. Julian Assange lalu dicari pemerintah Amerika Serikat untuk diolah hukum. Assange lantas pergi ke beberapa negara serta mendapatkan suaka untuk menghindarkan penangkapan. Pada April 2019, polisi Inggris tangkap Assange di Kedutaan Besar Ekuador di London. Ia telah bersembunyi disana sepanjang 7 tahun. Amerika Serikat lantas minta supaya Assange diekstradisi. Tetapi, Assange menampik.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *