Masalah Bekas Sekretaris MA, KPK Panggil Direktur Perusahaan Real Estate

Masalah Bekas Sekretaris MA, KPK Panggil Direktur Perusahaan Real Estate

Penyidik KPK menyebut Direktur PT Fortune Mate Aprianto Soesanto berkaitan masalah suap-gratifikasi Rp 46 miliar terkait dengan pengurusan masalah perdata di Mahkamah Agung (MA). Aprianto dipanggil jadi saksi untuk terduga bekas Sekretaris MA Nurhadi. “Dipanggil jadi saksi untuk terduga NHD (Nurhadi),” kata Plt Juru bicara KPK Ali Fikri pada wartawan, Rabu (8/1/2020).

Diluar itu, KPK menyebut Direktur Penting PT Multi Bangun Fasilitas, Donny Gunawan. Donny dipanggil jadi saksi untuk Nurhadi. Dalam masalah ini, KPK memutuskan Nurhadi jadi terduga penerima suap serta gratifikasi. Keseluruhan uang yang disangka diterima Nurhadi seputar Rp 46 miliar. Nurhadi disangka terima suap terkait dengan pengurusan masalah perdata di MA. Tidak hanya Nurhadi, KPK menangkap 2 terduga lain, yakni menantu dari Nurhadi, Rezky Herbiyono serta Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto.

Baca juga : Selesai Dari Bogor, Jokowi Jumpai Korban Banjir Bandang Lebak Banten

Tidak hanya masalah suap, Nurhadi serta Rezky disangkakan KPK terima gratifikasi terkait dengan perlakuan masalah perselisihan tanah pada tingkat kasasi serta PK (pemeriksaan kembali) di MA. Penerimaan gratifikasi itu tidak disampaikan KPK dalam periode 30 hari kerja. Selanjutnya, Nurhadi tidak terima jadikan terduga masalah korupsi Rp 46 miliar oleh KPK. Nurhadi lewat pengacaranya, Maqdir Ismail, menuntut KPK melalui jalan praperadilan supaya status tersangkanya gugur.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *