Jurnalis Indonesia Tertembak Di Demonstrasi Hong Kong

Jurnalis Indonesia Tertembak Di Demonstrasi Hong Kong

Veby Mega Indah tengah menyiarkan siaran live pada kanal Facebook ‘Suara’ perihal protes di jembatan yg mempertautkan http://vvpoker99.com/ Menara Imigrasi serta stasiun MRT Wan Chai. Pada siaran live itu bisa tampak dalam menit ke-32 dimana banyak pendemonstrasi serta polisi anti huru hara mulai berhadap-hadapan di atas jembatan. Seusai polisi mundur lalu terdengar nada shooting dari arah polisi. Gak berapakah lama seusai nada penembakan itu rekaman itu tampak jatuh, teriakan-teriakan ” pertolongan pertama! ” lantas terdengar sekian kali. Selang beberapa saat video itu berhenti.

Dilansir dari halaman South China Morning Post, seusai Veby luka serta terjatuh, dia terus sadar akan tetapi tak dapat bergerak. Petugas paramedis ada 20 menit setelah itu serta melarikan Veby dengan ambulans ke Rumah Sakit Pamela Youde Nethersole Eastern Hospital. Ketua Asosiasi Jurnalis Hong Kong, Chris Yeung Kin-hing, tuntut keterangan dari kepolisian. ” Perbuatan itu hampir menyerang wartawan. Juga ada petugas polisi yg memanfaatkan semprotan merica pada wartawan dalam hari Minggu, serta beberapa perkara wartawan terserang peluru karet awal mulanya, ” kata Kin-hing dilansir dari halaman South China Morning Post.

Konsul Jenderal RI buat Hong Kong, Ricky Suhendar, mengemukakan terhadap DW faksinya udah bekerjasama dengan kepolisian Hong Kong buat memohon keterangan sah. Menurut dia masih butuh penyidikan seterusnya dari kepolisian perihal peristiwa yg menerpa Veby.

Baca juga : AS Serta Australia Meminta Penduduk Siaga Demonstrasi Gaduh di Indonesia

” Bila berdasar pada penilaian kita ya di lapangan, dari sejumlah peristiwa demonstrasi, saya kira ini tak dicanangkan ke wartawan. Lantaran wartawan dalam meliput dikasihkan perlindungan, mempunyai arti tak bisa jadi tujuan, ” kata Ricky. Menurut dia gara-gara situasi yg onar polisi tak dapat targetkan shooting menuju yg selayaknya. ” Dari sejumlah peristiwa demonstrasi lantas bila shooting itu senantiasa dilemparkan dengan cara tak punya target, namun dilemparkan ke tengahnya, ke jalan, tak mengena langsung, ” pungkasnya.

Ricky memperjelas dirinya sendiri udah bertanya terhadap Veby bab tekhnis penembakan. ” Ketika penembakan itu Veby unfortunately berada pada barisan terdepan, Kedengarannya lalu terserang bouncing dari bola karet itu. Serta itu juga saya tanyalah ke Mbak Veby, memang terserang bouncing disana, ” ujarnya. ” Memang ini meleset lah ya mempunyai arti, ” makin Ricky. Faksi kepolisian Hong Kong Senin (30/09) pagi sudah melihat Veby serta memberikan penyesalan atas peristiwa itu.

Veby sendiri sampai berita ini di turunkan belumlah juga dapat dihubungi buat diminta info seterusnya. Dari perlakuan medis awal mulanya, Veby dapatkan tiga jahitan pada sisi luar kelopak matanya. Dia masihlah dalam pengamatan dokter dalam seminggu ke depan.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *