Di PBB, Indonesia Nyatakan Kemungkinannya kecil Mengulang Referendum Papua

Di PBB, Indonesia Nyatakan Kemungkinannya kecil Mengulang Referendum Papua

Indonesia kembali menyatakan kalau pemerintah gak mungkin mengulang-ulang referendum Papua. Duta Besar Indonesia buat Perserikatan poker99 Bangsa-Bangsa (PBB) , Hasan Kleib, memberikan langsung penegasan itu dalam debat publik di Jenewa, Swiss. ” Berkenaan desas-desus inspirasi referendum, dijelaskan oleh Dubes Kleib kalau referendum udah dilakukan tahun 1969 serta disahkan hasilnya lewat Resolusi Majelis Umum PBB No. 2504/1969 yg sifatnya final, ” demikian cuplikan tayangan wartawan Perwakilan Tinggi RI di Jenewa, Jumat (13/9) .

Pengakuan itu berbuntut, ” Sama dengan hukum internasional, referendum udah resmi dilakukan serta final, serta oleh karena itu tidak akan mungkin di mana saja dikerjakan kembali. ” Hasan lemparkan pengakuan ini buat menjawab pertanyaan yg dilemparkan lewat Twitter dalam acara debat publik buat negara calon anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB.

Baca juga : Juventus Masih di Atas Napoli serta Inter, Montella : Namun Gelar Juara Belum Ditetapkan

Pertanyaan di sosial media itu pula meliputi tentang agunan kebebasan beranggapan serta bergabung di Papua, terpenting sesudah kejadian perkataan rasisme yg mengakibatkan demo besar di pulau paling timur Indonesia itu. ” Insiden perkataan rasisme yg selanjutnya memajukan demo saat yg menjadi perusuh udah diselesaikan oleh aparat keamanan lewat cara profesional serta tidak dengan memanfaatkan kekerasan apa pun, dan mengutamakan pentingnya buat mencermati keserasian di antara kebebasan ini serta perlindungan kebutuhan penduduk yg lebih luas, ” kata Hasan.

Selama ini, kepolisian udah tangkap serta menentukan 85 terduga berkenaan keonaran di Papua itu, terhitung FK serta AG yg bertindak jadi aktor lapangan. Mereka merupakan anggota BEM Kampus Cendrawasih. Kepolisian menentukan AG serta FK jadi terduga sebab disangka menggerakkan massa serta tokoh yg terjaring dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) .

Kepala Biro Penerangan Penduduk Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan dua aktor keonaran di Jayapura, Papua, merajut komunikasi dengan Benny Wenda yg sekarang ada di Inggris. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pernah juga mengatakan Benny Wenda jadi aktor dibalik tindakan demo dan keonaran di Papua serta Papua Barat.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *