Bacharuddin Jusuf Habibie Tidak Meninggal Hanya Sakit Biasa

Bacharuddin Jusuf Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie Tidak Meninggal Hanya Sakit Biasa

Berita di media sosial beredar bahwa Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal pada Selasa (9/10/2019) pagi ini. Sekretaris pribadi Habibie, Rubijanto, memastikan berita itu tidak benar alias bohong. Rubijanto mengatakan, hingga saat ini Habibie masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Tentara Pusat (RSPAD) Gatot Subroto. Namun kondisi kesehatannya masih ditangani oleh dokter kepresidenan. “Aman untuk dikendalikan,” kata Rubijanto kepada Kompas.com pada Selasa pagi.

Pada Senin malam, Presiden Joko Widodo juga mengunjungi Habibie di Rumah Sakit Angkatan Darat. Kepala Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. Dr. Azis Rani dalam keterangan resminya mengatakan, BJ Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019. BJ Habibie ditangani oleh tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung , penyakit dalam, dan ginjal. “Dalam perawatan sekarang diperlukan perawatan komprehensif, yang mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi,” kata Dr. Azis Rani.

Mengenai kondisi saat ini, Dr. Azis Rani mengatakan bahwa BJ Habibie masih di bawah pengawasan ketat dan harus banyak beristirahat. “Kami meminta doa dari semua pihak agar dia segera diberi kesembuhan dan kesehatan agar dia bisa kembali,” katanya tadi malam.

Apa Benar Pemeran Pria Di Video Bokep Vina Garut Meninggal Karena Aids?

44 Dokter Specialis Untuk BJ Habibie

Sebanyak 44 dokter kepresidenan telah siap untuk menangani kesehatan Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie, yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Dokter kepresidenan yang disiagakan terdiri dari para ahli atau spesialis yang dirasa dibutuhkan oleh Habibie. “Jadi ada dokter kepresidenan yang kami koordinasikan berjumlah 44 orang. Sebanyak 34 tim panel ahli, ahli di berbagai bidang, jantung, otak dan sebagainya lengkap. Ada 34 dokter spesialis lengkap di sana,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Jakarta Setya Utama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/6/2019). “Lalu ada dokter pribadi presiden yang berjumlah 10 orang,” lanjutnya. Setya memastikan pemerintah akan menanggung semua biaya kesehatan Habibie sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan atau Administrasi Presiden dan Wakil Presiden dan Mantan Presiden dan Wakil Presiden.

Presiden dan wakil presiden dan keluarga inti mereka dapat dirawat di rumah sakit rujukan utama, seperti Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Soebroto, Rumah Sakit Angkatan Udara Indonesia, Rumah Sakit Angkatan Laut Indonesia, Rumah Sakit Polisi Nasional Indonesia, dan Rumah Sakit PMI Bogor. “Dalam hal ini pemerintah juga tertutup seluruhnya. Pendanaan dimanapun dia dirawat,” jelasnya.

Setya mengatakan Presiden Jokowi juga berencana mengunjungi Habibie yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat. Namun, dia belum tahu waktu yang tepat. “Insya Allah. Tapi saya tidak yakin kapan waktunya. Tapi tentu saja setiap kali ada mantan presiden dan mantan wakil presiden yang sakit dia biasanya (kunjungan),” kata Setya. Setya juga mengatakan bahwa kondisi Habibie sudah mulai membaik Senin pagi ini.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *